APPMinfo, - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Pelajar Mahasiswa (APPM) Polewali Mandar Kota Parepare melakukan aksi peduli sosial guna merespon bencana alam yang terjadi di Donggala, Palu dan sekitarnya. (Minggu, 30/09/2018) Gempa Bumi yang berkekuatan 7,7 SR. dan Tsunami memporak-porandakan Kabupaten Donggala, Kota Palu dan sekitarnya. Info terakhir tercatat (kurang lebih) 400 jiwa meninggal dunia dan diperkirakan 500 orang luka-luka. Sampai saat ini Donggala, Palu dan sekitarnya masih dalam proses pemulihan.
![]() |
| Foto penggalangan dana APPM Polman di jalan poros Pinrang-Makassar |
Hal diatas yang kemudian membuat puluhan mahasiswa yang tergabung dalam APPM
Polman untuk melakukan aksi peduli sosial. Bukan hanya perkara kemanusiaan
tetapi juga soal persaudaraan, puluhan mahasiswa tersebut rela berjam-jam
dibawah terik matahari.
Aksi tersebut dilakukan di jalan poros Pinrang-Makassar. Dengan
membentangkan spanduk dan umbul-umbul bertuliskan “Donasi Untuk Donggala &
Palu”.
Aksi tersebut dilakukan dari pukul 13:30 yang kemudian diakhiri pada pukul
17:00 Wita. Dari aksi tersebut setidaknya berhasil mengumpulkan (kurang lebih)
Rp. 6.000.000 yang merupakan pemberian para pengendara yang melewati jalan
tersebut. Tidak sedikit yang memberikan uang diatas pecahan Rp. 50.000, yang
berarti masyarakat Kota Parepare masih memiliki kepekaan terhadap kemanusiaan
dan persaudaraan, hal senada juga disampaikan oleh Muh. Imran selaku
koordinator Aksi.
“Aksi ini didorong oleh rasa kemanusian dan persaudaraan, bukan soal berapa
nominal yang kami hasilkan tetapi bagaimana kemudian mengingatkan kita kepada
saudara-saudara kita yang tengah mengalami bencana, dan untungnya masyarakat
Parepare masih memiliki sence kemanusiaan yang tinggi”, Tutur Muh. Imran.
Hasil dari aksi tersebut akan langsung dikirim kepada Tim yang di berada di
lokasi bencana. Dari penggalangan sampai pada pengiriman akan dilakukan sebaik
mungkin dan transparan.
“Sumbangan ini dari umat dan untuk umat, olehnya kami hanya sebagai jembatan
dan perantara terhadap saudara-saudara kita di Donggala, Palu dan sekitarnya”,
sambung Muh. Imran.
Duka Palu, duka kita bersama.




0 Komentar