Hari-hari kemudian berlalu, tahap-tahap dan proses menjadi
seorang mahasiswa baru pun sudah dilalui. Hari pertama masuk kuliah pun datang
juga. Perasaan saya waktu itu campur aduk, entah harus menggunakan baju apa ?
harus bertingkah bagaimana di kelas nanti ? tetapi yang pasti harus jaim (jaga
image) dulu.
Saya mungkin makhluk rapuh dalam hal romansa, bagaimana
tidak saya sudah jatuh cinta di hari pertama ngampus. Namanya Megawati, ia seorang yang sederhana, kalem, dan
ramah senyum, tetapi ternyata ia sama denganku jaim juga, setelah seminggu hamper
semua teman kelas saya memperlihatkan sifat dan krakter aslinya, tapi jujur
justru itu yang saya suka.
Di hari pertama kuliah, diisi oleh Bapak Abdul Rasyid, waktu
itu masih perkenalan. Disitu saya duduk dibelakang. Selain memandangi si Mega,
terkadasng senyum-senyum sendiri, “ohh
begini ranya jadi mahasiswa ?” gumamku dalam hati.
Oh iya saya hampir lupa mengenalkan teman kelas yang sama
dari Polman, namanya Khaerul tetapi orang-orang lebih sering memanggilnya Jon
atau yang kalau di kelas dipanggil Maxweber.
Tetapi sayang Maxweber kini sudah kembali ke kampung ia menyerah sebelum
jauh merantau.
Hari-hari pun berlalu, kesibukan menjadi mahasiswa pun mulai
memadat, sontak terkadang terpikir ternyata susah menjadi mahasiswa, tidak
seindah bayangan semasa SMA dulu.
Bersambung,…
Paborito El Hasmy



2 Komentar
Assikk ee
BalasHapusAssikk ee
BalasHapus