Mengalami Sesak Nafas, Satu Warga APPM Dilarikan ke Rumah Sakit

APPMINFO, - Rumah sakit menjadi salah-satu tempat yang cocok untuk merefleksi gaya dan pola hidup kota sehari-hari, bahwasanya sakit kapan saja bisa datang.

Di saat yang lain tengah asyik masyuk dengan adanya sekretariat baru, disaat yang lain tengah bekerja bersusaj payah menyukseskan MAPABA APPM ke VIII, di balik itu ada warga APPM yang harus berusaha melawan sakitnya.

Mutia Hafid (19 thn), kini terbaring di Rumah Sakit Sumantri Parepare karena menderita sesak dan sakit di dada.

Mutia harus dilarikan kerumah sakit pada rabu malam, sesampainya di RS Sumantri, alat bantu nafas harus ia gunakan karena mengalami sesak.

Sampai saat ini belum ada keluarga yang hadir menjenguk, ia terbaring lesuh ditemani teman-teman sekosannya yang juga warga APPM, diantaranya Rafiana dan Najamiah.

"Kemarin malam tidak pergi ki rapat karena harus dibawa ke rumah sakit, dan kalo soal informasi, beberapa senior sudah ji dikabari", terang Rafiana.

Keluarga Mutia tidak kunjung datang karena beberapa persoalan, selain karena jarak yang jauh juga karena ongkos perjalanan yang minim, seperti yang disampaikan Najamiah ;

"Tidak bisa i datang orang tuanya karena jauh, orang tuanya di Mamuju walaupun sebenarnya beliau orang kanang ji", tutur Najamiah

Info ini tidak sampai ke group WA APPM karena beberapa kekhawatiran Najamiah, terkait Mutia yang notabenenya orang Mamuju, walau pun dia ikut dalam MAPABA ke VII kemarin.

"Takut jaki infokan karena nanti ada yang bilang kalo bukan ji orang polman, walau pun sebenarnya orang tuanya orang polman ji juga, dan ikut ji Mapaba juga dulu", sambung Najamiah.

Report : Ramli

Posting Komentar

0 Komentar