Maulid menjadi salah-satu momen yang penting untuk mengekspresikan
kecintaan terhadap Rasulullah. Maulid yang biasanya jatuh pada 12 Rabiul Awwal
kini sudah marak dirayakan dimana-mana.
| Foto Bersama Warga APPM dan Dewan Senior |
Disaat banyak komunitas dan organisasi merayakan momentum Maulid,
sekumpulan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Aliansi Pemuda Pelajar
Mahasiswa (APPM) Polewali Mandar Kota Parepare tidak mau ketinggalan, warga
APPM juga turut melanjutkan tradisi luhur demi bersama-sama merawat ingatan
tentang perjalanan hidup Nabi Muhammad Shalallahu alaihi
wasallam.(Senin,17/12/2018)
Seperti halnya perayaan Maulid pada umumnya, warga APPM Polman
menyiapkan Bura' (Balajuk), Sokko (Nasi Ketan), dan telur sebagaimana perayaan
Maulid masyarakat adat Sulselbar.
Dalam perayaan Maulid tersebut turut hadir Dr. Abu Bakar Judda, M.
Pd selaku pembina APPM Polman Kota Parepare, hadir juga Dr. M. Ali Rusdi
Bedong, S. Th.I., M.H.I, sebagai pengantar Hikmah Maulid. Didalam perayaan
tersebut panitia juga mengundang Kapolres Parepare dan tentunya dewan senior
dan tokoh-tokoh Polman yang ada di Parepare.
Bagi warga APPM, Maulid tidak hanya sebagai momen mengekspresikan
kecintaan terhadap Rasulullah, tetapi juga bagaimana mempererat tali
silaturahim antar warga APPM yang ada di Parepare. Sebagaimana yang disampaikan
Nugrah selaku Ketua Umum APPM Polman Kota Parepare ;
“Tentunya dengan acara ini, kita mencoba memetik buah pelajaran
dari perjalanan hidup Rasulullah juga sebagai momen mempertemukan orang tua dan
dewan senior serta warga APPM Polman Lainnya”, tutur Nugrah.


0 Komentar